Jumat, 07 Desember 2012

Konfigurasi DNS, Routing, dan Web Server di Debian 5

wih setelah kmarin kita menginstall Debian..
yuk kita tengok cara Konfigurasi DNS, Routing, dan Web Server ..
ga perlu basa basi lagi !! cekidot aja yuk !! ^_^
Yg ini DNS .......



Yg ini Cara Konfigurasi Routing...

 

Nah yg satu ini, Tutor cara buat Web Server ...


 


Video Install Debian 5 Dengan Mudah

Ni gan,, Tonton aja video di Bawah ni .. ^_^
Moga manfaat yaa :D



Senin, 12 November 2012

Membuat 2 Jaringan Melalui Cisco Packet Tracert

             Cisco Packet Tracert adalah sebuah perangkat lunak yg membuat simulasi cara membuat jaringan yang sesungguhnya..
nah,, buat Agan agan yg mw tau cara membuat 2 jaringan dalam Cisco Packet Tracert..
yuk yuk di Cekidot aja !!! MOGA BERMANFAAAT EAAA :D


Sabtu, 03 November 2012

Video Tutorial Instal Windows Server 2003 Melalui VM Ware

Buat agan agan semua yg masih awam ...
nih saya kasih tau cara install windows server 2003 di VMWare..
mudah kok... yok yok Cekidot :D



Jumat, 07 September 2012

Mengkonfigurasi Jaringan LAN dan Wireless Menggunakan DHCP di Cisco Packet Tracer

#    Bahan yang di gunakan :

1.    Cisco paket tracer
2.    Komputer / laptop



#   Cara Kerja :
-    Input tiga PC dan satu switch lalu hubungkan dengan kabel otomatis
-    Input tiga laptop dan satu router,wireless,satu printer dan satu server
-    Hubungkan router wireless,wireless,switch,printer dan server  dengan menggunakan kabel   otomatis
-    Kemudian klik ke laptop tersebut masing-masing laptop di pasangkan wireless dengan cara,masukan port wireless yang bernama PT-LAPTOP-NM-1 ke laptop,lalu nyalakan laptopnya.
-    Maka dengan sendirinya laptop tersebut akan terhubung ke router wireless melalui jaringan wireless.
-    Lalu konfigurasikan semua PC menjadi DHCP.
-    Maka nomor IP akan terbentuk secara otomatis dengan sendirinya dan seluruh PC akan terhubung satu sama  lain.

Kamis, 30 Agustus 2012

Mikrotik RouterOS™ dan Cara Penginstalannya

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. 
Langkah – langkah meng install MikroTik RouterOS™ :

- Siapkan Iso / mentahan OS Mikrotiknya .
- Bisa anda kunjungi di website nya www.mikrotik.co.id pilih tab “Download Area
*Saya melakukan uji coba menggunakan Virtual Box .
- Buka Virtual Box dengan membuat Profil Baru . Ubah settingan Os menjadi ‘Other’ dan     
  Version ‘Dos’.
- Klik ‘Next’ sampai selesai tanpa merubah settingan appapun.
- Lalu langsung saja klik “mulai” pilih setingan Iso-nya . Masukan Iso Mikrotik RouterOS yang sudah anda Download .

- Mesin akan Booting tunggu sampai selesai Loading Filenya .
- Setelah itu akan Muncul beberapa Opsi System apa saja yang anda butuhkan .
  disini saya memilih Opsi : System, PPP, DHCP, Hotspot, Routing, Security. Tekan  

- Akan keluar Tulisan seperti ini : “Do you want to keep old configuration ? [y/n]ketikY”
- Muncul kembali tulisan sperti ini : Continue ? [y/n] ketik Y.
- Tunggu hingga proses penginstallan selesai lalu system akan Reboot otomatis.
- Setelah kembali hidup, system menawarkan untuk melakukan check system disk,Ketik Y.
- Setelah itu akan muncul menu Login .
  - Mikrotik Login : User = Admin
                          Password = Dikosongkan
- Tekan “Enter” untuk Software ID .

Selesai sudah proses Penginstallan Mikrotik Router Os selanjutnya tinggal melakukan konfigurasi pada systemnya .

Rabu, 29 Agustus 2012

Konfigurasi Sever Pada Windows Server 2003


            Di sini saya akan mendeskripsikan prosedur untuk menginstal dan mengonfigurasi TCP/IP Microsoft Windows Server 2003. Ikuti prosedur ini jika Anda sebelumnya tidak menginstal protocol jaringan TCP/IP pada komputer yang sedang Anda pakai untuk mengerjakan prosedur-prosedur latihan selama kursus ini.

1. Menginstal TCP/IP
            TCP/IP dapat dipakai dalam lingkungan jaringan yang bervariasi mulai dari LAN yang kecil sampai Internet global. Ketika Anda mengoperasikan Windows 2003 Setup, TCP/IP diinstal sebagai default protocol jaringan bila suatu adapter jaringan dideteksi. Oleh karena itu, Anda hanya perlu menginstal protocol TCP/IP kalau default pilihan protocol TCP/IP ditindih selama proses setup atau Anda sudah menghapusnya dari suatu koneksi di dalam Network and Dial-Up Connections.

1.1. Menginstal Protocol TCP/IP
           Pada latihan ini, Anda akan menginstal TCP/IP pada Local Area Network Connection in Network and Dial-Up Connections. Anda harus me-logon sebagai seorang administrator atau seorang anggota dari Administrator group agar mampu menyelesaikan latihan ini. Untuk menginstal TCP/IP pada koneksi jaringan area lokal
  1. Klik Start
  2. Klik Programs
  3. Klik Connect To
  4. Klik Show All Connections. Muncul kotak dialog Network And Dial-Up Connections
  5. Klik kanan Local Area Connection
  6. Klik Properties. Muncul kotak dialog Local Area Connection Properties
  7. Klik Install. Muncul kotak dialog Select Network Component Type
  8. Klik Protocol
  9. Klik Add. Muncul kotak dialog Select Network Protocol
  10. Klik Internet Protocol (TCP/IP) seperti dijelaskan pada Gambar 9.
  11. Klik OK. Protocol TCP/IP diinstal dan ditambahkan ke daftar Components di kotak dialog Local Area Connection Properties
  12. Klik Yes apabila akan merestart komputer Anda.
  13. Klik Close untuk menutupnya.

1.2. Mengonfigurasi TCP/IP
           Jika Anda baru pertama kali mengimplementasikan TCP/IP pada jaringan Anda, maka Anda harus menyusun suatu rencana yang rinci untuk pengalamatan IP pada jaringan Anda. Skema pengalamatan jaringan TCP/IP Anda dapat mencantumkan entah alamat pribadi atau alamat umum. Anda dapat memakai entah alamat pribadi atau alamat umum bila jaringan Anda tidak dihubungkan ke Internet. Namun demikian, Anda kemungkinan besar akan mengim-plementasikan beberapa alamat IP umum untuk dukungan inter-konektivitas Internet. Hal ini karena device-device yang dihubungkan secara langsung ke Internet memerlukan suatu alamat IP umum. InterNIC memberikan alamat-alamat umum ke Internet Service Provider (ISP). ISP, pada gilirannya, memberikan alamat IP ke organisasi ketika konektivitas jaringan dibeli. Alamat IP yang diberikan melalui cara ini dijamin bersifat unik dan sudah diprogram ke router Internet agar lalu lintasnya mampu menjangkau host tujuan.
            Selanjutnya, Anda dapat mengimplementasikan suatu skema peng-alamatan pribadi untuk melindungi alamat-alamat internal Anda dari sisa Internet dengan mengonfigurasi alamat-alamat pribadi pada semua komputer di jaringan (atau intranet) pribadi Anda. Alamat-alamat pribadi tidak dapat dijangkau di Internet karena alamat tersebut terpisah dari alamat-alamat umum dan alamat tersebut tidak tumpang tindih.
             Anda dapat memberikan alamat IP di Windows 2003 secara dinamis dengan memakai Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) dan Anda dapat mengalamatkan pemberian itu dengan memakai Automatic Private IP Addressing. Anda dapat juga mengonfigurasi TCP/IP secara manual. Anda mengonfigurasi TCP/IP pada sebuah komputer yang didasarkan pada fungsinya. Misalnya, server pada suatu hubungan server/client di dalam suatu organisasi mesti diberikan suatu alamat IP secara manual. Namun demikian, Anda dapat mengonfigurasi TCP/IP secara dinamis melalui server DHCP untuk mayoritas client di sebuah jaringan.

1.3. Configuration Your Server Wizzard
               digunakan untuk mengaktifkan direktori agar konfigurasi server dapat digunakan agar konfigurasi server dapat digunakan.

1.4. Instalasi Active Directory
Setelah selesai menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 dan tidak ada kesalahan, langkah selanjutnya adalah menginstalasi Active Directory. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menginstalasi Active Directory ini. Pertama dengan menuliskan atau mengetikkan DCPROMO dari tombol RUN atau bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Wizard yang disediakannya. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Jendela konfigurasi Windows Server 2003 dalam keadaan tampil
  2. Pilih Add or remove a rool. Setelah Anda menekan tombol Add or remove a rool, komputer akan berkerja dan segera tampil tayangan berikutnya
  3. Klik tombol Next apabila Anda sudah membaca semua yang tampil pada jendela tersebut. Biarkan komputer bekerja sehingga akan tampil semua komponen yang sudah dan belum Anda instalasi sebelumnya
  4. Pilih Domain Control (Active Directory), karena sebelumnya Anda belum menyelesaikan pekerjaan tersebut. Setelah memilih Domain Control tadi klik Next untuk melanjutkan.
  5. Klik lagi Next. Setelah itu komputer kembali akan bekerja, kemudian pada saat tampil pernyataan Active Directory Instalation Wizard tampil klik OK untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kemudian komputer akan menampilkan kotak dialog Welcome to Active Directory Installation Wizard.
  6. Klik Next untuk melanjutkan. Microsoft Windows akan menampilkan kotak dialog Operating System Compatibility. Perhatikan kotak dialog tersebut dan jika sudah yakin klik Next untuk melanjutkan.
  7. Pada saat tampil kotak dialog Domain Control Type, lalu pilih Domain Controller for a New domain
  8. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog a Create a new domain tampil, Anda pilih Domain in a new Fores
  9. Klik Next lagi, kemudian pada kotak dialog New Domain Name, ketikkan nama Domain Anda, misalnya DATAKOM.COM
  10. Klik Next dan biarkan komputer bekerja dan jika tidak terjadi kesalahan atau bentrok, maka secara otomatis kotak dialog NetBIOS Domain Name akan terisi sama yaitu DATAKOM
  11. Klik lagi Next. Setelah itu komputer akan menampilkan kotak dialog Database and Log Folders untuk menyimpan data yandg berhubungan dengan Database dan Log tersebut.
  12. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog berikutnya bernama Shared System Volume akan tampil
  13. Dari kotak dioalog Shared System Volume di atas Anda klik Next untuk melanjutkan. Kotak dialog DNS Registration Diagnostics segera tampil, jika Anda akan membuatnya secara otomatis DNS untuk Server Anda, maka Anda pilih Install and configure the DNS on this computer
  14. Klik Next. Kemudian akan tampil pernyataan, apakah Server ini bisa digunakan oleh semua komputer berbasis Microsoft Windows 2000 dan 2003 ke bawah atau hanya Microsoft Windows 2000 dan 2003 saja. Dalam buku ini saya memilih agar semua komputer yang berbasis Windows 2003 ke bawah bisa join ke Server ini.
  15. Klik Next. Kotak dialog untuk menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password segera tampil. Untuk itu Anda ketikkan Password Anda di kolom yang telah disediakan, misalnya datakom2005, ketikkan sekali lagi password yang tadi, datakom2005. Jika kurang jelas Anda klik Active Directory Help.
  16. Klik Next untuk melanjutkan.
  17. Directory Services Restore Mode Administrator Password, yaitu menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password
  18. Klik lagi Next dan biarkan komputer bekerja. Di sini Anda bisa istirahat atau meninggalkan komputer untuk beberapa saat.
  19. Setelah Anda menekan tombol Finish komputer akan menampilkan dua pernyataan apakah komputer akan di Restart atau tidak. Pilih dan klik Restart dan biarkan komputer melakukan boot secara otomatis.
  20. Pada saat login Anda akan melihat perbedaan, di mana ketika sebelum Active Directory diinstalasi Anda tidak menemukan Domain, sedangkan setelah Active Directory diinstalasi, Domain yang Anda instalasi bernama DATAKOM akan tampil.
  21. Pada saat Login pertama kali dan Anda melakukan instalasi Active Directory dengan memanfaatkan fasilitas Add or remove a rool, maka komputer akan sedikit lambat dan akan tampil tayangan selanjutnya, lalu untuk menutupnya Anda klik Finish.
~Berikut Laporan Praktek saya, Semoga Bermanfaat~

Membuat OS virtual di VMWare/Virtual Box

 Bahan :
-VM.Ware / Virtual Box

*Instal VMWare/ Virtual Box
*Buka virtual Machine baru
*Pilih file ***.iso yg ada di disk melalui VMWare (seperti debian 5.iso)
*Lalu instal Debian 5 di VMWare

TAMBAHAN :D .........


Konfigurasi Squid pada Debian Server

Menginstall squid
  1. Log in : root
    password: 1 (password)

  2. apt-get install squid (Enter)
    Do you want to continue ? “y”

  3. cp /etc/squid/squid.conf /etc/squid.conf.backup (Enter)

  4. nano /etc/squid/squid.conf (Enter)

  5. (Ctrl + W) ketik » port 3128
    http_port 3128 (tambahkan ‘transparent’)
    maka hasilnya: http_port 3128 transparent

  6. (Ctrl + W) ketik » acl connectDibawah tulisan acl CONNECT method CONNECT tambahakan tulisan:
    acl larang url_regex –i “/etc/squid/larang.txt”
    Sehingga hasilnya: acl CONNECT method CONNECT
    acl larang url_regex –i “/etc/squid/larang.txt”

  7. (Ctrl + W) ketik » access deny all
    Lalu dibawah tulisan ‘# And finally deny all other access to this proxy’ » http_access deny all ganti dengan http_access deny larang dibawahnya tambahkan juga http_access allow all
    maka hasilnya:  
    # And finally deny all other access to this proxy
    http_access deny larang
    http_access allow all

  8. (Ctrl + W) ketik » cache_mgr
    pada ‘cache_mgr webmaster’ kata webmaster dihapus dan diganti dengan email kita (misalnya email kita: asrul@smk2tegal.sch.id)
    maka hasilnya: cache_mgr asrul@smk2tegal.sch.id

  9. (Ctrl + W) ketik » visible_hostname
    dibawah ‘# http_suppress_version_string off’ , pada visible_hostname, tambahkan nama website sekolah, misalnya: www.smk2tegal.sch.id
    maka hasilnya:

    # http_suppress_version_string off
    visible_hostname www.smk2tegal.sch.id
    # TAG: visible_hostname

  10. Lalu simpan (Ctrl + X)

Untuk memblokir situs-situs
  • nano /etc/squid/larang.txt (Enter)
    lalu ketikkan nama situs-situs yang akan diblokir.
    contoh:
    www.youtube.com
    www.facebook.com
Menjalankan squid
  • /etc/init.d/squid restart (bisa juga dengan ‘start’)
Mengedit interfaces
  1. nano /etc/network/interfaces (Enter)
Tepat dibawah tulisan ‘#dns-search www.smk2tegal.sch.id’ tambahakan:
allow-hotplug eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.50.36 (6 = no absen)
netmask 255.255.255.0
network 192.168.50.0
broadcast 192.168.50.255
gateway 192.168.90.156
Sehingga hasilnya seperti ini:

#dns-search www.smk2tegal.sch.id
allow-hotplug eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.50.36
netmask 255.255.255.0
network 192.168.50.0
broadcast 192.168.50.255

Save (Ctrl + X)
  1. nano /etc/resolv.conf (Enter)

  2. nano /etc/rc.local (Enter)
    dibawah tulisan # By default this script does nothing. tambahkan:echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
    iptables –t nat –A PREROUTING –i eth1 –p tcp –s 0/0 --dport 80 –j REDIRECT --to-port 3128
    maka otomatis hasilnya:
    # By default this script does nothing.
    echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
    $ --to-port 3128
    exit 0

    Lalu save (Ctrl + X)

  3. /etc/init.d/squid restart (Enter)
  4. /etc/init.d/networking restart (Enter)
  5. Selesai


Kendala :
*Tabrakan IP Pada konfigurasi OS dari VM.ware dan OS Asli

                                                                                              
~Berikut Adalah Laporan Praktek Saya, Semoga Bermanfaat~

Bongkar dan Pasang CPU (Tugas TKJ)

 Alat-Alat yg digunakan :
-Obeng Plus
-Obeng Minus
-Kuas

Cara Menggabungkan PC :
-Pasang Motherboard ke Casing CPU
-Gabungkan Panel ke MotherBoard sesuai dng tipe motherboard
-Gabungkan kabel harddisk, Cd/DVD-Rom ke slot motherboard sesuai dng slot masing masing
-pasang kan RAM ke slot mother board
-Jangan lupa bersikan Cpu dng kuas
-Pasang Kembali casing ke CPU dan Kencangkan dng mur dan obeng

Kendala yg terjadi :
baut casing Doll (tidak bisa di lepas), jadi motherboard tdk bisa di lepas dari casing CPU 

~Berikut Adalah Laporan Praktek Saya, Semoga Bermanfaat~
 
#gb{ position:fixed; top:50px; z-index:+1000; } * html #gb{position:relative;} .gbtab{ height:100px; width:30px; float:left; cursor:pointer; background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitMdyiieZh39yLIC3s7N9fQC-RNB4yHzlnZmQny5HryAOOkYpa9Vi5kxArqCndXQJDf2rjExuGKhs_WI8i0McMuhWgItspPb7671liDRiKmKg2oM8HxlDulsBACIcz7MXBxopzz_bUpYuG/') no-repeat; } .gbcontent{ float:left; border:2px solid #A5BD51; background:#F5F5F5; padding:10px; }


.